Sunah Calon Pengantin Sebelum Menikah

Setiap calon pengantin tentunya memiliki harapan yang baik dalam pernikahannya. Diantaranya memohon supaya pernikahannya berjalan lancar, dimudahkan segala prosesnya hingga rumah tangganya langgeng dan menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah.

Agar harapan tersebut terkabul, calon pengantin bisa menjalankan amalan-amalan yang disunahkan dalam agama Islam. Apa aja sih amalan itu? Yuk simak dibawah ini!

1. Melakukan sholat hajat

 Calon pengantin diminta melakukan salat hajat agar keinginannya menyempurnakan agama dengan melaksanakan pernikahan dapat berjalan lancar. Adapun waktu untuk melakukan salat hajat bisa siang atau malam hari, asalkan bukan pada waktu yang dilarang seperti setelah salat subuh dan asar.

 2. Senantiasa Beristighfar

 Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa membiasakan diri untuk beristigfar, Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, akan memberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan akan memberi rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.“

 3. Melakukan Sedekah

 Seperti Rasulullah SAW pernah bersabda, “Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah.“

 4. Melakukan Puasa Sunnah

 Rasulullah SAW bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak bertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR Ahmad). Melalui hadits ini maka ditunjukkan bahwa keutamaan dari berpuasa adalah agar terkabul segala doa kita. Artinya bagi calon pengantin, melakukan puasa sunah adalah agar segala harapan Anda dan pasangan dalam pernikahan yang akan dijalankan bisa dikabulkan oleh Allah SAW.

 5. Menghindari segala hal yang menyebabkan akad nikah tidak sah

 Di dalam Islam, akad pernikahan harus dilakukan oleh kedua mempelai yang saling rida dan tanpa unsur paksaan. Artinya, harus dipastikan calon pengantin memang sudah siap, baik secara lahir dan batin. Hal yang juga harus siap sebelum akad adalah adanya wali pihak wanita dan saksi dua orang yang amanah. Karena Allah SWT bersabda, “Tidak sah nikah, kecuali dengan wali (pihak wanita) dan dua saksi yang adil (Amanah).“

 6. Mempelajari dan memperdalam ilmu agama.

 Karena tujuan utama menikah adalah menyempurnakan agama, maka sejatinya agar setiap ibadah menjadi sempurna haruslah dilandasi oleh ilmu. Ilmu agama inilah yang akan menuntun Anda dan pasangan dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah. Sangat penting bagi calon pengantin untuk melakukan amalan sunah mempelajari ilmu agama.

Cek instagram @zavirajewelry & katalog desain cincin @katalog.zavirajewelry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *